Cara Menanam dan Merawat Bunga Peony

Bunga Peony adalah jenis Bunga yang masuk ke golongan tanaman rempah karena aneka khasiat yang dimilikinya untuk kesehatan. Di negeri Tiongkok, Bunga Peony mendapat julukan rajanya bunga karena penduduk percaya Peony mampu menyembuhkan aneka penyakit. Bunga Peony memiliki warna-warna yang indah, Bunga ini identik dengan warna putih dan warna merah muda.

Peony memang terkenal di negara China dan sering digunakan dalam upacara pernikahan, mereka percaya filosofi Peony dapat memperbaiki nasib. Namun, tak hanya China saja, tahun 1200 ternyata Peony sampai di negeri Eropa yang konon katanya dibawa oleh Bangsa Romawi. Karena banyak manfaat yang dimiliki dan juga memiliki bau yang harum Peony mulai banyak ditanam di Negara Indonesia.

Cara Menanam Bunga Peony

Bunga Peony kini disukai banyak kalangan sehingga mereka berbondong-bondong menanam Peony di pekarangan rumah. Bunga ini dapat tumbuh dengan ketinggian minimal lebih dari 150 senti meter bahkan dapat tumbuh hingga ketinggian tiga meter. Bila Anda berkeinginan untuk menanam Bunga lambang kasih sayang ini yaitu Bunga Peony, simaklah cara-cara menanamnya yang ada di bawah ini:

1. Persiapan Alat dan Bahan

Alat yang diperlukan yaitu sekop untuk menggali tanah, sarung tangan untuk melindungi tangan dari tanah dan gunting. Gunting diperlukan untuk memotong benih bila dibutuhkan dan dapat pula digunakan untuk memotong Polybag. Bahan yang harus dipersiapkan yaitu pupuk kompos atau pupuk kandang, benih Bunga Peony dan air untuk melakukan penyiraman pertama.

2. Persiapan Lahan

Bunga Peony tidak dapat tumbuh di tempat dengan intensitas angin yang kencang sehingga carilah tempat yang mendukung. Pilih juga tempat dengan intensitas cahaya matahari yang cukup agar masa berbunga Peony lebih sering terjadi. Selain itu, jangan lakukan penanaman di tempat Peony yang ditanam sebelumnya tidak tumbuh, cari tempat lain yang memadai.

3.  Persiapan media tanam

Bunga Peony memerlukan tanah yang subur dan lembab agar dapat tumbuh dengan baik, namun jangan pilih tanah yang basah. Media tanam yang harus disiapkan yaitu tanah subur seperti tanah humus dan pupuk, lebih baik pupuk non kimia. Buat perbandingan 1:1 antara tanah dan pupuk, sebagai tambahan jangan tanam Bunga Peony dengan jarak yang berdekatan.

4. Pemilihan Benih

Sebaiknya jangan gunakan biji Peony sebagai benih. Biji peony memiliki warna hitam gelap dan dilapisi cangkang yang sangat tebal sehingga sulit ditembus air. Maka alangkah lebih baiknya jika Anda memilih benih yang berupa batang dengan indukan baik dan lakukan cara penanaman dengan mencangkok (stek).

5. Proses penanaman

Langkah pertama yaitu buat galian dengan kedalaman minimal lima senti meter, namun baiknya buat dengan kedalaman lima belas senti meter. Setelah itu masukkan benih yaitu batang Peony ke dalam lubang galian yang telah disiapkan, beri jarak antara benih yang ditanam. Lalu tutup kembali lubang galian dengan tanah yang ada dan padatkan media tanam.

Cara Merawat Bunga Peony

Setelah kiat-kiat menanam diatas terlaksana dengan lancar dan sukses, langkah selanjutnya yaitu lakukan perawatan untuk Bunga Peony. Cara merawat Bunga Peony cukup mudah karena Bunga ini tetap dapat bertahan hidup dalam cuaca yang kering. Namun, perawatan tetap harus Anda lakukan agar Peony yang tumbuh tidak mati, caranya ialah sebagai berikut:

1. Pemberian pupuk

Pupuk yang dianjurkan untuk Bunga Peony yaitu pupuk kompos dan kandang, hindari pupuk dengan bahan kimia. Karena sesungguhnya pupuk memang mempercepat proses kemekaran dan rimbunnya Bunga. Namun, penggunaannya dapat memberi efek kecanduan dan lambat laun merusak tanaman, Anda dapat memesan pupuk kualitas baik secara online disini.

2. Pemotongan Bunga

Pemotongan Bunga yang dimaksud yaitu Bunga yang telah layu dan Bunga yang telah mati, mereka harus segera disingkirkan. Bila mereka tidak segera dipangkas, Bunga-Bunga yang lain dapat tertular dan kekuatan tanaman melemah. Efek lainnya bila Bunga yang layu dan mati tidak dipangkas yaitu biji Peony selanjutnya tidak tumbuh dengan sempurna.

Bunga Poeny yang identik dengan warna merah muda atau pink tentunya memberikan kesan feminim bagi orang yang merawatnya. Jangan sampai Bunga yang telah dirawat baik-baik kemudian layu bahkan mati akibat kelalaian sendiri.

Tinggalkan komentar