Cara Menanam dan Merawat Bunga Hydrangea

Hydrangea adalah salah satu tanaman hias yang pertama kali ditemukan di Negara Jepang, kemudian terjadi penyebaran di Benua Asia. Bunga Hydrangea memiliki bentuk bulat yang besar mirip dengan sanggul yang biasa digunakan wanita saat perayaan acara kebudayaan tertentu. Bunga ini mempunyai warna-warna yang cantik seperti merah muda (pink), ungu dan putih.

Keunikan dari Bunga Hydrangea yaitu Bunganya akan berubah warna bila derajat keasaman (pH) tempat dimana ia tinggal berubah. Bunga yang di Indonesia disebut Bunga Bokor ini namanya berasal dari Bahasa Yunani yaitu “hydor” dan “angos”. Makna dari kata itu air dan kapal sehingga dapat disimpulkan bahwa Bunga ini membutuhkan banyak air dan bentuknya pun sudah seperti cangkir.

Cara Menanam Bunga Hydrangea

Walaupun masuk ke golongan tanaman hias yang unik dan memiliki banyak daya tarik, menanam Bunga Hydrangea tidak sulit. Cara penanaman Bunga Hydrangea sama seperti cara penanaman tumbuh-tumbuhan lainnya. Caranya ialah sebagai berikut:

1. Persiapan Alat dan Bahan serta Media Tanam

Alat yang diperlukan yaitu sekop mini dan gunting, sekop berguna untuk mengambil media tanam dan gunting untuk memotong batang. Bahan yang harus Anda siapkan yaitu benih Bunga Hydrangea atau potongan Bunga Hydrangea, media tanam dan air untuk menyiram. Media tanam Bunga Hydrangea dianjurkan tanah yang subur yaitu tanah humus dengan kelembapan cukup.

2. Pemilihan jenis bibit

Bunga Hydrangea memiliki banyak jenis seperti Hydrangea Annabelle, Mophead dan Hydrangea Okleaf sehingga sebelum menanam pilih dahulu jenisnya. Jenis Annabelle dan Okleaf memiliki warna yang sama yaitu putih, namun Annabelle akan berubah menjadi warna hijau saat akhir musim. Jenis Bunga Hydrangea MMorphead memiliki warna merah muda (pink) dan warna biru.

Morphead akan berubah menjadi warna yang lebih gelap saat memasuki musim mekar, Bunga ini juga memiliki ukuran Bunga yang besar. Bila kondisi dari lingkungan sekitar dimana Anda akan menanam Hygrangea memiliki cuaca yang dingin pilihlah jenis Annabelle. Hydrangea Annabelle adalah jenis yang mampu beradaptasi dengan cuaca yang sangat dingin sekali pun.

3. Proses pembuatan lubang

Setelah dua persiapan yang telah dijelaskan di atas selesai, cara menanam Bunga Hydrangea selanjutnya yaitu pertama buat lubang di tanah. Kedalaman lubang minimal dua puluh senti meter, dapat pula dibuat kedalaman hingga empat puluh senti meter, pilih sesuai yang diinginkan. Lalu tambahkan pupuk kompos ke dalam lubang yang telah dibuat secukupnya.

4. Proses penanaman bibit

Setelah lubang dibuat dan telah diberi pupuk kompos, tanam benih Bunga Hydrangea yang telah disiapkan ke dalam lubang. Setelah Hydrangea tertanam dengan baik, tutup kembali lubang dengan tanah galian yang tersisa saat pembuatan lubang. Bila Anda tak hanya menanam satu Bunga Hydrangea, beri jarak antar lubang minimal tiga langkah kaki.

Cara Merawat Bunga Hydrangea

Setelah cara menanam Bunga Hydrangea berjalan sukses, langkah selanjutnya yaitu melakukan perawatan agar Hydrangea tidak layu dan terus mekar. Cara merawat Bunga Hydrangea cukup mudah, yaitu:

1. Penyiraman rutin

Penyiraman Bunga Hydrangea sebaiknya dilakukan secara rutin sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Penyiraman harus dilakukan agar Bunga tidak layu karena bila Bunga terlihat layu, selanjutnya akan ditemui Bunga Hydrangea mati. Lakukan penyiraman secukupnya jangan salah sampai kadar air saat penyiraman terlalu berlebihan karena akan berujung kematian pula.

2. Pemberian pupuk

Walaupun saat penanaman lubang galian sudah diberi pupuk kompos, pemberian pupuk harus terus dilakukan agar Bunga mekar sempurna. Bunga Hydrangea adalah bunga yang menyukai tanah subur sehingga pemberian pupuk sangat harus dilakukan secara rutin minimal sebulan sekali. Bila Anda tertarik, Anda dapat memesan pupuk secara online disini.

3. Pemangkasan

Pemangkasan yang dimaksud yaitu memangkas bagian Bunga yang sudah layu atau terlihat sudah menua. Pemangkasan dilakukan dengan gunting, hal ini harus dilakukan supaya Bunga Hydrangea tetap dapat berbunga di musim selanjutnya. Hal ini juga untuk mencegah layu muncul di semua bagian tanaman Hydrangea sehingga saat ada yang layu harus segera dipangkas.

Tiga cara perawatan yang telah disebutkan diatas akan menghasilkan hasil positif apabila anda melakukannya secara menerus, konsisten, dan dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, memang dibutuhkan perawatan secara rutin, bukan hanya diawal saja.

Tinggalkan komentar