Cara Menanam dan Merawat Bunga Amarilis

Bunga Amarilis dikenal dengan nama latin Hippeastrum dan populer dengan nama itu pula di luar negeri. Sedangkan di Indonesia dikenal dengan nama Amarilis yang dulunya sangat dibenci petani palawija karena dianggap sebagai hama. Petani palawija khususnya yang ada di daerah Gunung Kidul selalu menyingkirkan amarilis yang tumbuh di ladang pertanian dengan cara mencabutnya.

Namun, karena keindahan yang dimiliki Bunga Amarilis justru dibudidayakan warga hingga terbentuk suatu taman Amarilis. Amarilis mulai dikenal saat ada seorang remaja yang merusak taman tersebut kemudian viral di sosial media. Sejak saat itu, banyak orang yang ingin melihat bahkan memiliki Bunga Amarilis sendiri, oleh karena itu simak cara menanam dan merawat Bunga Amarilis di bawah ini.

Cara Menanam Bunga Amarilis

Sesungguhnya, Bunga Amarilis telah populer di negara asing dengan wilayah tropis seperti negara Afrika Selatan dan dapat tumbuh dimana saja. Bunga Amarilis hanya tidak dapat tumbuh di antartika karena cuaca disana tidak mendukung proses pertumbuhan amarilis. Bunga Amarilis dapat ditanam di dalam pot dan dapat pula di tanam di lahan terbuka seperti taman, cara menanamnya yaitu:

1. Persiapkan alat, bahan, bibit dan media tanam

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu siapkan alat untuk menanam yaitu sekop untuk mengambil media tanam. Selain itu, siapkan juga sarung tangan yang digunakan untuk melindungi tangan dari bakteri saat proses penanaman. Siapkan juga pot dengan ukuran sedang atau besar yang digunakan untuk tempat menanam bila Anda ingin menanam di dalam pot.

Bila Anda memilih pot sebagai tempat menanam, pastikan pot yang dipilih memilih lubang-lubang kecil yang cukup. Kemudian siapkan wadah yang berisi air untuk merendam bibit Bunga Amarilis, bibit Amarilis berupa umbi dengan ukuran cukup besar. Bibit Amarilis berupa umbi yang dapat diambil dari tanaman Amarilis lain dan dapat pula dibeli di toko penjual bibit tanaman.

Setelah itu, siapkan media tanam yang berupa tanah subur atau biasa disebut dengan tanah humus dan pupuk kompos. Media tanam dicampur dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1 lalu masukkan ke dalam pot. Bila Anda menanam amarilis di lahan terbuka, tinggal campur tanah yang ada disana dengan pupuk kompos dengan perbandingan yang sama.

2. Proses menanam

Cara menanam Bunga Amarilis yang kedua yaitu merendam umbi di dalam wadah berisi air yang telah disediakan. Perendaman ini dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan Amarilis. Bagian yang direndam cukup bagian bawah dari umbi  saja dengan jangka waktu minimal satu jam, lalu tanam umbi ke media tanam yang telah disiapkan.

Setelah umbi menancap sempurna, padatkan media tanam agar bibit yang tertanam tumbuh dengan kuat. Pastikan Anda menanam Bunga Amarilis di tempat yang terjamah sinar matahari karena Amarilis tidak akan tumbuh tanpa sinar sang surya. Bila Anda menanam Amarilis di lahan terbuka, pastikan lahan tersebut terkena sinar matahari dan tidak tergenang air saat hujan tiba.

Cara Merawat Bunga Amarilis

Selain cara menanam Bunga Amarilis, akan dibahas pula mengenai cara merawatnya karena setiap makhluk hidup wajib dirawat agar tetap tumbuh. Perawatan yang harus dilakukan terhadap amarilis cukup mudah, cara merawat amarilis ialah sebagai berikut:

1. Penyinaran dan penyiraman yang cukup

Bunga Amarilis adalah salah satu tanaman yang tumbuh baik di daerah beriklim tropis sehingga sinar matahari sangat dibutuhkan. Amarilis harus berada di tempat yang disinari matahari setiap harinya dan juga harus disiram secara rutin. Penyiraman dapat dilakukan sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore bila cuaca normal dan menyesuaikan bila cuaca panas atau hujan.

2. Pemberian pupuk

Walaupun saat pertama kali ditanam telah diberi pupuk, Bunga Amarilis tetap harus diberi pupuk dengan waktu tertentu. Lakukan pemberian pupuk dua sampai tiga minggu sekali atau boleh juga dilakukan sebulan sekali secara rutin. Pupuk yang dianjurkan yaitu pupuk kompos agar Amarilis terhindar dari bahaya bahan kimia dan Anda dapat memesan pupuk secara online disini.

Dengan melakukan cara-cara penanaman dan perawatan diatas, tentunya Bunga Amarilis tersebut akan tumbuh dan berkembang dengan sehat. Sebaliknya, jika anda melakukan perawatan yang asal-asalan, bisa-bisa Bunga Amarilis yang anda pelihara kemudian layu hingga mati. Jadi, lakukan perawatan secara rutin ya!

Tinggalkan komentar