Cara Menanam Dan Merawat Bunga Daffodil

Bunga Daffodil atau yang nama latinnya adalah Narcissus biasa dikenal sebagai Bunga bakung di Indonesia. Bunga ini umumnya berwarna kuning, tetapi ada juga yang berwarna lainnya. Aromanya juga segar sehingga bunga Daffodil bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan mood, karena bunga daffodil mampu menetralisir lapisan penyebab depresi pada otak.

Di Cina sendiri, Bunga Daffodil dianggap memiliki arti kekayaan dan keberuntungan. Tumbuhnya sendiri biasa terjadi saat awal tahun sehingga biasa juga dipakai saat perayaan tahun baru imlek Cina. Bunga Daffodil bisa dikembangbiakkan dengan umbi, dan jika Anda ingin mengetahui cara menanam Bunga Daffodil ini, Anda bisa memperhatikan uraian singkat yang ada di bawah ini:

Cara Menanam Bunga Daffodil

Bunga yang bisa dikembangbiakkan dengan umbi biasanya lebih mudah untuk ditanam dan bisa tumbuh bahkan hampir di semua tempat, seperti Bunga Daffodil ini. Adapun cara menanam Bunga Daffodil lebih lengkap adalah sebagai berikut:

1. Pilih Umbi Bunga Daffodil

Yang pertama adalah pilih umbi Bunga Daffodil terlebih dahulu. Umbi Bunga Daffodil ini termasuk umbi yang kuat sehingga membutuhkan suhu yang dingin supaya bisa tumbuh dengan subur. Makanya, sangat disarankan agar Anda tidak menanamnya ketika musim kemarau, mengingat di musim ini tanahnya cenderung keras dan kering.

Sortir umbi Bunga Daffodil ini dengan baik. Buang bagian busuknya.

2. Tentukan Lokasi Menanam Bunga Daffodil

Selanjutnya, tentukan lokasi dimana Anda akan menanam umbi Bunga Daffodil ini. Sebaiknya pilih lokasi masih memungkinkan sinar matahari untuk menembusnya, karena bunga ini membutuhkan sinar matahari yang cukup. Jangan pula memilih lokasi dimana air bisa menggenang dengan mudah, karena ini bisa membuat umbi Bunga Daffodil rusak dan tunas tidak akan tumbuh.

3.  Persiapkan Tanah

Memang umbi Bunga Daffodil termasuk kuat untuk tumbuh di sebagian besar jenis tanah. Namun, supaya Bunga Daffodil bisa tumbuh dengan optimal, sebaiknya Anda lakukan pengolahan tanah terlebih dahulu. Pengolahan tanah ini bisa Anda laukan dengan cangkul. Jangan lupa singkirkan rumput liar serta batu yang ada di sana.

Sebaiknya tambahkan sedikit kompos pada saat Anda mengolah tanah, terutama bila tanah tersebut adalah tanah yang kering serta berpasir.

4.  Tanam Umbi

Setelah tanah untuk menanam siap, Anda bisa lanjut melubangi tanah tersebut sebagai tempat untuk meletakkan umbi. Anda bisa membuat lubang-lubang yang jaraknya berdekatan, dan jika Anda ingin membentuk semacam rumpun, Anda bisa membuat lubang yang cukup besar sehingga mampu menampung beberapa umbi sekaligus.

Usahakan agar lubang tersebut agak dalam ya, supaya tanaman ini bisa tumbuh dengan kuat di tanah. Selanjutnya, letakkan umbi ke dalam lubang tersebut. Posisikan dengan benar supaya arah tumbuhnya tepat.

5. Tambahkan Pupuk

Nah, setelah Anda selesai meletakkan umbi-umbi ke dalam lubang-lubang tersebut, Anda bisa menambahkan sedikit pupuk ke atasnya. Supaya Anda tidak bingung-bingung lagi mencari pupuk, Anda dapat memesannya secara online di sini. Pupuk ini sangat berguna supaya Bunga Daffodil bisa tumbuh dengan sehat.

6. Tutup Lubang

Langkah ke-5 sudah selesai? Sekarang saatnya Anda menutup lubang tersebur dengan tanah. Anda bisa menepuknya secara perlahan-lahan supaya tanah bisa agak padat. Jangan lupa untuk melanjutkannya dengan penyiraman, kemudian tutup kembali area penanaman ini dengan mulsa.

Cara Merawat Bunga Daffodil

Pengetahuan mengenai cara menanam Bunga Daffodil saja belum cukup, karena Anda harus menambah pengetahuan ini sekaligus dengan cara perawatannya. Adapun cara perawatan Bunga Daffodil adalah sebagai berikut:

1. Sinar Matahari yang Cukup

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, Bunga Daffodil ini membutuhkan sinar matahari yang cukup. Jadi, jika ada tanaman yang bayangannya menutupi Bunga ini, sebaiknya langsung Anda pangkas saja tanaman tersebut.

2. Tidak Perlu Memangkas Daun yang Masih Hijau

Biasanya orang-orang akan giat memangkas daun ketika masa berbunga-nya telah berakhir. Sebaiknya Anda tidak melakukan hal ini, karena daun hijau inilah yang menjadi tempat untuk menghasilkan energi, untuk keperluan berbunga di musim yang berikutnya.

3. Pemupukan

Supaya pertumbuhan tanaman bisa meningkat, sebaiknya pupuk tanaman Bunga Daffodil ini setelah tahun pertamanya. Anda bisa mencampurkan pupuk ini dengan tanah atau bisa juga ditaburkan di atas tanah. Anda juga bisa menggunakan nutrisi Fitonutrion untuk perawatannya, jika anda tertarik, bisa memesannya disini.

4. Penyiraman

Karena Bunga Daffodil ini juga membutuhkan cukup air, sebaiknya Anda melakukan penyiraman secara rutin saat musim kemarau tiba, terutama saat pagi dan sore hari.

5. Menyimpan di Dalam Ruangan, Why Not?

Selain bagus untuk menghias halaman, Bunga Daffodil ini juga cantik untuk ditempatkan di dalam ruangan. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa tangkai Bunga Daffodil mengandung racun sehingga sebaiknya Anda tidak mencampurnya dengan Bunga yang lain. Jika Anda memotongnya menggunakan gunting atau alat lain, Sebaiknya langsung cuci alat tersebut berikut dengan tangan Anda supaya racunnya hilang.

Bunga Bakung atau yang disebut juga dengan bunga Daffodil ini dipercaya dapat meningkatkan mood sehingga sebaiknya dalam penanaman dan perawatan, harus diperhatikan secara serius. Jangan sampai ada kesalahan yang nantinya menyebabkan bunga ini menjadi layu bahkan mati.

Tinggalkan komentar