Cara Menanam dan Merawat Bunga Aster

Bunga Aster adalah salah satu jenis bunga yang memiliki  beberapa jenis dengan warna yang berbeda, bunga ini berasal dari Tiongkok. Bunga Aster dapat tumbuh dengan ketinggian rata-rata tiga puluh sampai tujuh puluh senti meter bila ditanam di Indonesia. Bunga ini memiliki tampilan yang mirip dengan bunga kertas dan bunga matahari dengan warna putih, biru dan ungu.

Bunga Aster memiliki beberapa jenis diantaranya yaitu Bunga Aster kayu biru dan Aster putih yang keduanya sama-sama berasal dari Amerika. Bunga Aster kayu biru memiliki warna utama putih dengan warna tengah ungu tua, sedangkan Aster putih memiliki dominan warna putih. Bunga Aster menjadi salah satu bunga yang diminati karena ia tak memiliki batas musim tumbuh dan mekar.

Cara Menanam Bunga Aster

Menanam dan membudidayakan Bunga Aster tidaklah rumit, Anda hanya perlu memahami dan menerapkan segala prosesnya sesuai aturannya saja. Menanam bunga aster dapat dilakukan melalui bijinya dan hal ini dirasa lebih mudah dari cara lainnya. Bunga Aster merupakan jenis bunga potong yang memiliki daya tarik tersendiri sehingga tak heran kini banyak yang mulai membudidayakannya.

1. Persiapan alat dan bahan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum menanam Bunga Aster yaitu mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat yang dibutuhkan hanya sederhana yaitu sekop yang digunakan untuk mengambil media tanam yang akan dimasukkan ke wadah. Bahan yang harus Anda siapkan yaitu benih bunga aster, media tanam sesuai keinginan dan air.

Banyak media tanam yang dapat dipilih, namun sebaiknya Anda memilih tanah humus karena jenis ini adalah tanah yang sangat subur. Tanah ini menjadi tanah yang sangat subur karena komposisinya hampir sama dengan pupuk kompos yaitu dari lapukan tumbuh-tumbuhan. Mengenai wadah, Anda dapat memilih polybag atau pot untuk menanam Bunga Aster.

2. Pemilihan tempat

Langkah setelah persiapan alat dan bahan yaitu pemilihan tempat untuk meletakkan Bunga Aster yang telah ditanam. Anda dapat memilih tempat dimana saja asalkan tempat itu memiliki udara atau temperatur yang sejuk. Selain itu, intensitas cahaya matahari juga perlu diperhatikan karena Bunga Aster memerlukan sinar matahari dengan intensitas yang cukup tinggi.

3. Menanam benih

Cara menanam Bunga Aster langkah ketiga yaitu menanam benih dengan cara siapkan media tanam yang Anda pilih lalu buat perbandingan. Antara media tanam, pasir yang kompos dibuat perbandingan 1:1:1, lalu masukkan olahan itu ke dalam wadah pot atau polybag. Lalu tanam benih, kemudian dipindahkan ke suatu ruangan dengan jangka waktu minimal empat minggu.

Jangka waktu disesuaikan dengan tumbuhnya daun, bila dalam jangka waktu tersebut belum tumbuh daun tetap letakkan saja. Apabila sudah muncul helaian daun paling tidak berjumlah empat, segera lakukan penyiraman secara rutin dan tetap jaga kelembapan tanah. Penyiraman yang Anda lakukan yaitu dengan tujuan hanya untuk membasahi tanah agar bibit terus tumbuh.

Cara Merawat Bunga Aster

Cara menanam Bunga Aster memang cukup mudah, namun Anda juga harus merawatnya dengan cara yang benar agar aster terus ada. Bunga Aster hanya perlu dirawat secara sederhana agar terus mekar dan perawatannya tidak membutuhkan banyak biaya  Cara merawat Bunga Aster, yaitu sebagai berikut:

1. Penyiraman rutin

Aster adalah jenis Bunga yang memiliki sensivitas cukup tinggi akan kandungan air di dalam tanah dimana mereka hidup. Bila penyiraman dilakukan dengan intensitas yang kurang daun akan mengering dan Bunga Aster terancam mati kekurangan air dalam tanah. Namun, bila penyiraman dilakukan terlalu sering akan menimbulkan Bunga Aster sulit mekar dan daunnya meranggas.

2. Pemotongan daun dan batang

Pemotongan daun dan batang perlu Anda lakukan untuk membuang daun-daun yang sudah layu dan untuk menumbuhkan cabang-cabang batang yang baru. Pemotongan batang Anda lakukan dengan cara memotong berapa senti meter saja bagian ujungnya agar rangsangan untuk tumbuh batang baru terjadi. Daun-daun yang layu juga harus dipotong jangan sampai ia membusuk.

2. Pembasmian hama

Bunga Aster biasanya memiliki hama yaitu siput dan beberapa jenis serangga, cara yang dapat dilakukan untuk mengusirnya yaitu dengan menyiram. Penyiraman dilakukan dengan air hingga hama-hama itu pergi, namun perlakukan berbeda untuk siput. Untuk siput, pembasmian dilakukan dengan cara melilit batang utama dengan lempengan tembaga atau dengan kawat.

3. Pemberian pupuk

Walaupun telah melakukan penyiraman yang rutin dan pemotongan daun serta batang, Anda juga harus memberikan pupuk ke Bunga Aster. Semua makhluk membutuhkan asupan nutrisi (gizi) yang cukup agar mereka dapat terus hidup, tumbuh, berkembang dan berbunga. Penjualan pupuk dapat ditemukan di banyak tempat, tetapi Anda dapat memesannya secara online disini.

Setelah mengetahui bagaimana saja cara menanam dan merawat Bunga Aster. Seharusnya anda sudah bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Secantik-cantiknya bunga, apabila tidak terawat dengan baik, tentu saja nantinya akan mati. Jadi, rawat dan sayangilah bunga tersebut.

Tinggalkan komentar